Celtic tidak akan memiliki “kesempatan” saat berkunjung ke Bayern Munich di Liga Champions pekan depan, menurut mantan bos Skotlandia, Berti Vogts.

Pria berusia 70 tahun tersebut menegaskan bahwa ada terlalu banyak tekanan pada raksasa Bundesliga tersebut untuk memenangkan pertandingan ini, sehingga mereka tidak akan membiarkan fokus mereka terpeleset.

Bayern telah mengalami awal yang sulit saat memulai kampanye baru, salah satunya manajer Carlo Ancelotti yang dipecat dari pekerjaannya.

Jupp Heynckes saat ini mengambil alih secara permanen sebagai pelatih kepala. Ia juga sebelumnya pernah menangani tugas ini, terakhirnya dari tahun 2011 sampai 2013, di mana dia memimpin tim tersebut menuju gelar Liga Champions, mengalahkan Borussia Dortmund di final Wembley 2013.

Vogts menganggap Bayern Munich akan bangkit kembali dengan perubahan tersebut dan sepertinya anak asuh Brendan Rodgers sudah tahu apa yang akan terjadi saat melakukan perjalanan ke Jerman yang berlangsung pada tanggal 18 Oktober.

“Celtic tidak memiliki kesempatan di Munich,” ungkap Vogts.

“Ini benar-benar pertandingan yang harus dimenangkan Bayern. Jika mereka tidak bisa memenangkan pertandingan melawan Celtic, mereka tidak akan mencapai babak 16 besar, jadi saya khawatir hal itu terlalu penting bagi mereka.”

“Pelatih baru yakni Jupp Heynckes, telah datang dan saya benar-benar berpikir ini adalah saat yang buruk bagi Celtic untuk bermain di Bayern.”

“Sebenarnya, saya melihat Bayern bisa memenangi kedua pertandingan tersebut karena mereka tahu jika mereka memenangkan kedua pertandingan tersebut, mereka akan melaju ke babak berikutnya.”

SHARE