Tersingkirnya Tottenham Hotspur di Liga Europa seolah-olah belum cukup memalukan. Tim yang berhasil menyingkirkan mereka itu telah meronta-ronta pada jumat malam di kandang mereka sendiri.

Spurs mengalami kekalahan agregat yang mengejutkan dari klub Belgia, Gent. Kalah agregat 3-2 dengan tim peringkat 7 di klasemen Liga Jupiler Pro.

Tersingkirnya mereka dimulai dari kekalahan 1-0 saat bertandang ke Belgia, tapi disana tidak ada clean sheet pada jumat malam untuk Gent.

Menghadapi rival domestik Genk, Gent kebobolan lima gol di kandang dengan kekalahan 5-2.

Memiliki kebobolan lima gol tandang, tersingkir dari Liga Europa tampak tak terelakkan bagi pihak asuhan Vanhazebrouck.

Runtuhnya mereka membuat kekalahan Tottenham bahkan terlihat lebih menyedihkan, terutama karena Pochettino menurunkan sisi kuat pada dua leg tersebut.

Spurs bisa menyalahkan kesialan mereka di Wembley dan kartu merah Dele Alli, tapi kerugian telah dilakukan jauh dari kandang dimana tempat mereka gagal untuk mencetak gol dan turun dengan merintih.

Genk tidak diisi dengan pemain bintang berjuta-juta pondsterling, tetapi mereka berhasil mengobrak pertahanan Gent.

Kebiasaan berjumpa dengan lawan-lawan mereka adalah faktornya.

Musim berikutnya di kompetisi Eropa, akan banyak lagi yang diharapkan dari Tottenham.

SHARE