Pelatih Newcastle United Rafael Benitez harus menghargai kesetian salah satu pemainnya yaitu, Dwight Gayle yang pada pertandingan terakhir Newcastel, pelatih yang akrab di sapa Rafa itu tidak memainkan Gayle dan menggantikan posisinya dengan Joselu.

Sementara itu, Dwight Gayle belum ingin main untuk Newcastke United, Sejak beberapa pekan lalu pemain berusia 27 tahun itu ingin mempertimbangkan masa depannya bersama Newcastle, jika sang manajer tak kunjung kembali membawah namanya di susunun pemain inti di pertandingan selanjutnya melawan tim kuat Liverpool. Maka besar kemungkinan pemain tersebut akan pergi dari Newcastle United.

Saat ini, Galye sudah mendapat tawaran 15 juta euro oleh Fulham, Rafa Benitez mengatakan bahwa dia emang ingin tetap di Newcastle namun disatu sisi ia ingin menggantikan posisi Gayle, seperti yang dilaporkan The Chronicle pada 31 Agustus lali.

Dan komitmen semacam itu harus dihargai dengan titik awal melawan The Reds; tidak ketat karena dia telah mendapatkannya, tapi karena dia tidak bisa jauh lebih buruk dari Joselu.

Striker asal Spanyol itu, yang mendapat 5 juta poundsterling dari Stoke, telah kehilangan peluang pada tingkat yang mengkhawatirkan selama beberapa pertandingan terakhir, dengan kekalahannya dalam kekalahan 1-0 di Brighton menunjukkan bahwa dia bukan pemain yang di butuhkan oleh klub.

Dengan 15 gol dalam 69 pertandingan Premier League, Gayle mungkin bukan orang tepat, tapi dia merasa lapar untuk membuktikan satu poin kepada manajernya dan Benitez harus membiarkannya membuktikannya akhir pekan ini.

Bukan maksud untuk menghina Gayle dengan harapan memainkan Joselu pada pertandingan selanjutnya, dan Rafa pun mengatakan bahwa langkah tersebut amat beresiko karna ia akan kehilangan Gayle.

Benitez tidak menyibukkan diri dengan pemain yang berposisikan sebagai striker, sehingga membuat para pemain bahagia dan termotivasi untuk dinilai penting oleh klub.

Namun mantan pelatih Liverpool tersebut akan mengirimkan pesan yang salah jika dia terus menghargai kegagalan dan mengabaikan komitmen mantan direktur Crystal Palace terhadap penyebabnya dengan tetap tinggal.

SHARE